7 Efek Negatif Kebanyakan Makan Daging

7 Efek Negatif Kebanyakan Makan Daging

7 Efek Negatif Kebanyakan Makan Daging

7 Efek Negatif Kebanyakan Makan Daging

AGEN TOGEL TERPERCAYA – 7 Efek Negatif Kebanyakan Makan Daging

Walau di rumah persediaan daging sedang banyak, sebaiknya Anda tidak berlebihan mengonsumsinya. Hal ini kerap terjadi sesudah Hari Raya Idul Qurban atau hari raya lainnya, dimana menu yang disajikan selama beberapa hari terdiri dari aneka masakan daging.

Prediksi togel paling jitu – Menurut ahli gizi, Carrie Gabriel, MS, RDN, konsumsi daging merah tidak selalu buruk bagi kesehatan jika kuantitas dan kualitasnya baik.

Porsi yang disarankan per hari adalah tidak lebih dari seukuran telapak tangan atau lebih sedikit dari tiga ons.

“Secara umum, porsi daging harus seukuran telapak tangan yang artinya kurang lebih tiga ons,” kata Carrie.

Akan tetapi di negara Barat, saat ini orang seperti tidak perduli berapa banyak porsi yang dimakan. Apalagi restoran-restoran selalu menyajikan porsi besar sehingga banyak orang yang terlalu banyak mengonsumsi dari jumlah ideal.

Baca Juga :

Akibatnya, beberapa efek negatif pun dialami karena makan terlalu banyak daging,seperti dilansir laman Bustle berikut ini:

Dehidrasi

Riset di University of Connecticut mengungkap bahwa diet tinggi protein membuat ginjal memproduksi lebih banyak urin pekat. Alhasil tubuh bisa mengalami dehidrasi karena kurang cairan.

Bau badan

Studi dari Journal Chemical Senses juga menyebutkan bahwa orang yang makan banyak daging memiliki aroma tubuh yang lebih tajam ketimbang vegan.

Sembelit

Pencernaan pun dapat bermasalah, dengan terjadinya sembelit atau konstipasi karena banyak konsumsi daging.

Pusing

Berbagai kandungan nutrisi pada daging dapat memicu pusing jika dimakan berlebihan, demikian juga pada bumbu yang digunakan, terutama saat tubuh mengalami dehidrasi.

Tulang lemah

Protein tinggi dalam daging membuat tubuh krisis mineral kalsium. Ini berakibat tulang yang makin melemah.

Lelah

Mudah lelah juga jadi salah satu akibatnya, sebab sistem pencernaan yang bekerja berlebihan mencerna daging membuat kalori banyak terserap.

Bau napas

Mulut mengalami bau yang lebih tajam, karena tubuh memproduksi keton sebab banyaknya daging yang dicerna.